Program ALPHART (Artificial Fish Aspartement) di Perairan Pulau Panjang
Dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan dan sesuai dengan kebijakan lingkungan untuk turut serta dalam pelestarian keanekaragaman hayati, maka PLN TJB merasa perlu melakukan upaya perbaikan ekosistem di kawasan perairan Pulau Panjang untuk meningkatkan habitat hewan laut terutama. Kegiatan Rehabilitasi ekosistem pesisir Pulau Panjang Kabupaten Jepara, yaitu ekosistem terumbu karang dan ikan yang dilakukan dalam mendukung rencana tersebut adalah dengan membuat rumpon laut yang kemudian disebut sebagai Artificial fish apartment (ALPHART) dengan material dari komposisi beton spek ≥K250 sesuai desain di bawah.

Pelaksanaan pemasangan ALPHART telah dilakukan survei pada 5 November 2019. Lokasi yang sesuai untuk penempatan ALPHART adalah di dekat bagan dan dermaga baru Pulau Panjang, dinamika perairan dan kejernihan air laut. Lokasi artificial artificial fish apartment terletak pada posisi koordinat Apartement Ikan 1 6° 34’ 33,77” LS dan 110° 37’ 54.76” BT dan untuk Apartement Ikan 11 6°34'42.55"S& 110°37'52.50"E. Survei pemilihan lokasi dilakukan dengan mengggunakan peralatan selam SCUBA di perairan dangkal dengan kedalaman sekitar 6 meter.
Kegiatan penurunan balok beton ALPHART ikan dilakukan pada akhir tahun 2019 yaitu sekitar 100 buah yang tersebar di dua lokasi. Lokasi pertama (Stasiun 1) berada di sekitar APR dan lokasi kedua (Stasiun 2) berada di sekitar dermaga baru di Pulau Panjang dengan ALPHART di masing-masing stasiun adalah 30 dan 70.
PLN UIK TJB bekerja sama dengan masyarakat dan teman-teman akademisi yang tergabung dalam Marine Science Techno Park (MSTP) secara rutin melakukan pemeliharaan dan pemantauan perkembangan kegiatan konservasi di Pulau Panjang dalam hal ini Artificial fish apartment (ALPHART) yang ditanam di kawasan perairan Pulau Panjang yang dikonservasi.
Perkembangan Program ALPHART (Artificial Fish Apartement) di Perairan Pulau Panjang Tahun 2026

Adanya ekosistem baru dalam struktur ALPHART yang diturunkan oleh tim TJB

Grafik Perkembangan Program ALPHART (Artificial Fish Apartement) di Perairan Pulau Panjang

Munculnya ekosistem ikan di lokasi Artificial fish apartment (ALPHART) dibarengi dengan munculnya ekosistem baru megabenthos di dalam lingkungan bentangan FA. Gugusan beton FA otomatis ikut memunculkan habitat terumbu karang. Selain itu, muncul pula teripang, Nudibrach kuda laut dan lola merupakan biota-biota ekonomis penting yang hidup di ekosistem terumbu karang. Kehadirannya pada ekosistem terumbu karang seringkali menjadi indikator bahwa karang di lokasi tersebut masih sehat, atau kalaupun karang telah mengalami kerusakan, kondisi fisika-kimia perairan cukup mendukung kehidupan ketiga spesies tersebut.

Kondisi pertumbuhan megabenthos dan terumbu karang pada bangunan ALPHART

















